Senin, 19 Oktober 2015

cahaya hidup seorang insan

Yah, kali ini saya akan mencoba membahas apa yang pernah saya dengar..
Dimulai dari kata simpel yang pernah guru saya ucapkan, kira-kira seperti ini ;

Kamu mau hidupmu penuh cahaya? Bacalah al-qur’an!
By; pak sholeh

Yah, secara pribadi memang telah saya rasakan. Ketika saya telah lama tidak membaca alqur’an meskipun seayat kecuali bacaan sholat, hati terasa risau, rasa galau, gelisah selalu datang meskipun pada saat itu dompet penuh terisi uang dan perut kenyang.
Anda tidak harus percaya atas ucapan guru saya diatas, anda hanya perlu membuktikan kebenaran dari ucapan guru saya itu, maka anda akan dapat jawabannya.
wah, gaya.. maaf bro, karena ketersediaan waktu yang terbatas, saya cukupkan sampe disini yah, hehe.. Bisa dilanjut dilain waktu, tetaplah ingat, bahwa:

'Makna tiap kata ada pada diri kita'
Tirto

Sekian, semoga bemanfaat.
see you next time.

Minggu, 18 Oktober 2015

puisi kesepian


sendiri memang menyakitkan, yah menyakitkan.. dalam porsi yang tidak wajar tentunya..
 sebab, kita adalah manusia, makhluk sosial.. 
dalam keadaan sepi, sendiri.. aku coba merangkai kata, dan jadilah..


sepi
 
Malam kembali hadirkan sepi.. 
 Berteman hp kuCoba melawan sunyi ..
 Tak tek tok kubuka opera mini..

Tak puas browsing sana sini.. 
ku pasang handset putar musik hilangkan sepi..
 Satu dua tiga lagu mengalun rapih..
perlahan tapi pasti, jemari mulai menari.. 

 Meski dapat goyangkan jemari.. 
Tapi kenapa tak bisa hilangkan sepi dihati? 
Prustasi juga kulepaskan handset di telinga kiri.. 

ah,
Aku hanyut dalam lamunku dan menyadari..
 Hp yang sejatinya bisu ini tak akan mungkin bisa hilangkan sepi sunyi di hati.. 

Aku butuh teman tuk berbagi..
 Sekedar duduk bersama sambil minum kopi..

 Aku butuh hati tuk kusayangi.. 
Sekedar bayangkan wajahnya yang menyejukkan hati..

by tirto
22 july 2014


nah, dari sini kita bisa belajar, memetik makna, bahwa hp, atau alat elektronik yang lain tidak akan bisa menggantikan seorang manusia.. secanggih apapun, sehebat apapun, mereka hanya benda mati.. tidak punya hati {jiwa},. 
benarkah demikian? yah, dari pada debat sama anak biologi, lebih baik saya akhiri sajalah..
 jangan menyesal telah membaca tulisan ini, karena

makna setiap kata, ada pada diri kita
tirto 

life is study.. thank you

Sabtu, 17 Oktober 2015

cerita menarik tentang si keledai..

hemm..
ada sebuah cerita yang cukup menarik.. 
mau tau? 
ini dia..


Suatu ketika, dalam perjalanan pulangnya..  ada Seorang Ayah yang ingin memberi pelajaran tentang kehidupan kepada anaknya dengan perantara seekor keledai.. Si ayah berkata, 'naiklah keatas keledai.. ' tanpa banyak tanya, si anak menaiki keledai tersebut.. mereka melewati pengajian umum.. lalu. Salah seorang dari pengajian umum berkata 'sungguh buruk akhlak anak itu, dia naik keledai, sementara bapaknya yang telah renta ia biarkan letih berjalan..'



 mendengar ucapan orang tadi, si anak langsung turun dan meminta ayahnya naik keledai.. sampailah mereka dipasar, mereka berdua terus berjalan membelah kerumunan orang, hingga terdengar bisikan-bisikan orang dipasar.. 'hey lihat bapak itu! dia egois sekali, masa' anaknyu yang masih kecil disuruh berjalan, dia malah santai naik keledai..' 


 Demi tidak mau dikatakan 'egois' , si ayah langsung turun dari keledai.. sekarang, Mereka sama-sama berjalan.. sampai disebuah pertigaan, mereka bertemu sekelompok cendekiawan.. Salah seorang dari mereka berujar 'hei, lihatlah bapak dan anak yang bodoh itu.. Mereka punya keledai, tapi tidak mereka gunakan..' 

Setelah para cendekiawan berlalu, mereka berdua saling pandang.. dan sejurus kemudian berbarengan naik keledai.. Keledai itu terlihat pucat, jalan pun lambat.. Selang waktu 1 menit, mereka bertemu dengan komunitas pecinta binatang.. Berkatalah ketua komunitas, 'sungguh tega sekali mereka dengan keledai tak berdosa itu'.. 


Anak dan ayah, merasa malu, merasa bersalah, akhirnya.. mereka mengikat keledai itu lalu membawanya dengan kayu.. mereka berpapasan dengan gerombolan nak jalanan.. Ketua geng berucap, 'kalian punya otak ngga sih? keledai ko' dipikul..,hahaha' 

Setelah mendengar ucapan tadi, anak dan ayah segera melepaskn keledai dari ikatan.. & si ayah berujar, ' na.. ini gambaran orang yang terlalu mendengar dan menuruti apa kata orang lain.. kamu ngga' bakalan bisa BENAR dihadapan SEMUA orang, pasti ada saja yang menganggapmu SALAH.. Jadi, cukuplah kamu BENAR dihadapan allah..'


yah, sudah pernah dengar cerita ini? yah, cerita ini merupakan 1 dari sekian cerita yang pasaran, di indonesia, tentunya..
hah, tapi lumayan juga untuk dongeng pengantar anak tidur.. atau bisa juga untuk selingan bagi anda yang berprofesi sebagai guru..
karena, cerita ini punya esensi yang begitu hebat..! bagi mereka yang mau berpikir tentunya, hehe

kualitas sebuah kata ada pada diri kita



Jumat, 16 Oktober 2015

kata-kata bijak tentang waktu, bijak?

hello my sob.. good evening, how are you? I hope you always fine..  
weleh2 pake bahasa inggris nih.. 
yap, kali ini, saya akan sedikit membagi kata2 bijak dari salah satu guru yang menginspirasi saya..
jangan dimasukan kehati yah, masukin keotak.. biar dicerna, wew..
yah langsung saja..

Hari ini milik kita, hari kemarin sudah bukan milik kita dan hari esok belum tentu milik kita..
So, maksimalkan apa yang kita miliki.. Jangan biarkan gerbong waktu kita terisi hal-hal negatif.. sebab sekali gerbong waktu berjalan, takkan pernah kembali sampai saat nafas kita berhenti..
 
By: pak mumu


percaya dengan kata-kata diatas? itu terserah anda..   
dalam versi lain pak mumu berkata; 

satu detik yang lalu lebih lama dari satu abad yang akan datang

By: pak mumu


coba anda resapi.. benarkah demikian?
ah, kalau begitu?, lalu..?

seperti biasa, kesimpulan ada pada kalian.. karena,

makna sebuah kata ada pada diri kita.. 

By: tirto

sekian dari saya hari ini..
terimakasih..
thank you..
 

Kamis, 15 Oktober 2015

puisi aneh makna kehidupan

 Ini puisi aneh karyaku.. aneh? coba aja baca, tapi bagi mereka yang berfikir..
 kata-kata yang ada dipuisi ini bermakna juga lho.. ngga percaya? yuk kita simak..

Jadi?

Beban beban beban..
Beban beban berlipat..
Apakah beban?
Jadikan beban?
Benarkah beban?
Bukan beban..
Kalau pun beban..
Tak buruk juga..


Cukup lipatkan usaha..
Maka percepatan kan konstan..
Kita kan sekuat Elang..


Bukankah makin berat makin baik?
Percayalah..
Adakah kesulitan tak berujung kemudahan?
Dan..
Tiap hal terpilih punya resiko..!


Jadi?

karya; tirto atmojo
puisi ini merujuk ke permasalahan tentang beban kehidupan,, dimana pada bait ke-3 merupakan jawaban atau solusi dari bait awal..
yah, begitulah..
mau puisi tentang makna kehidupan? klik yang warna biru, eh yap begitulah..

Rabu, 14 Oktober 2015

puisi makna kehidupan ''kesulitan berujung kemudahan''

assalamu'alaikum..
huh, lumayan juga postingan pertama..
karya pribadi nih, hayati, hayati, hayati nufus.. huh, apa sih..
ya udah, baca dulu, baru komen.. hehe

kesulitan berujung kemudahan
semua impian datang..
ajakku bercanda..
tertawa, bersama..
disela canda..
sejenak merasuk sejuta tanya..
sampai kapan?
tiba di ujung suara..
perih tak berwarna menjadi..
saat kenyataan dihampar..
aku, benar, anggap sendiri..
ah,, fikirku tak apa..
bukan salah jalan tanpa kerikil..
mungkin kaki tak lagi merah, putih..
biar kupakai petuahmu..
air mata itu cobaan..
cobaan bukan air mata..
bukankah menarik?
bila racun semanis madu..
ah,, duka tawa..
siapa peduli?
cukup melangkah saja..
tetap melangkah..

gimana temen2? udah dapat maknanya.? udah direnungi? coba sok coret2..
atau mau makna dari penulisnya?
nah, intinya sajalah, puisi ini merujuk pada al-qur'an.. bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan.. kalau mudah terus? nah, itu yang penulis risaukan,.. bukannya bersyukur yah,, hehe ok. sekian puisi dari . . . 
wassalamu'alaikum wr. wb.